Penjurian Produk Gelar Boga
Kegiatan Grand Jury Pengembangan Produk
Dalam rangka mendukung inovasi dan peningkatan mutu produk kuliner, kegiatan Grand Jury Pengembangan Produk resmi digelar pada hari Kamis, 9 Mei 2025 hingga Sabtu, 10 Mei 2025, di Gedung K4 dan K10 Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi akhir terhadap berbagai produk inovatif yang telah dikembangkan oleh para mahasiswa dalam mata kuliah pengembangan produk yang diprogram pada semester ini. Kegiatan ini didukung oleh para pakar, dosen, dan praktisi industri.

Grand Jury ini bertujuan untuk melakukan seleksi dan penilaian akhir terhadap produk yang telah melewati berbagai tahap pengembangan, mulai dari konsep, ide produk serta uji sensori, sebelum acara puncak gelar boga yang akan dilaksanakan di Gedung Graha UNESA pada tanggal 25 Mei mendatang. Setiap tim pengembang diberikan kesempatan untuk mempresentasikan keunggulan produknya, termasuk aspek inovasi, penampilan, keserasian, dan keberlanjutan bahan baku. Para juri kemudian memberikan masukan dan skor berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Berbagai produk menarik ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari inovasi aneka soto nusantara, hidangan selingan dari berbagai daerah dan aneka produk awetan berbahan lokal. Kehadiran produk-produk ini mencerminkan semangat inovasi dan pemanfaatan sumber daya alam lokal yang berkelanjutan, serta menjadi solusi alternatif dalam pemenuhan alternatif kuliner yang terus berkembang saat ini.
Ketua panitia kegiatan, David Try Mazmur, menyampaikan bahwa Grand Jury ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momen penting untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah yang mendorong lahirnya produk pangan inovatif yang tidak hanya layak jual, tetapi juga berdampak positif bagi generasi selanjutnya,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi berupa masukan dewan juri sebelum digelarkan pada acara puncak. Diharapkan kan hasil dari Grand Jury ini dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk menciptakan produk kuliner berbasis soto dan memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, serta pemerintah dalam mengembangkan produk berbasis potensi lokal.