Ujian Tugas Akhir Berdampak: Mahasiswa Tata Boga Hadirkan Solusi untuk Industri Katering Wedding

Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali melaksanakan ujian hasil tugas akhir mahasiswa sebagai bagian dari proses akademik menuju kelulusan. Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang kondusif, ditandai dengan diskusi kritis dan konstruktif terhadap hasil penelitian yang dipresentasikan. Mahasiswa yang diuji adalah Prastiwi Dwi Wahyu, yang mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan pembimbing Dr. Lilis Sulandari, S.Pt., M.P dan tim penguji yaitu Prof. Dr. Any Sutiadingsih, M.Si dan Aisyah Nurin Kamiliya, S.T.P., M.T.P. Tugas akhir mahasiswa ini membahas fenomena meningkatnya tuntutan kualitas pelayanan dalam industri jasa boga, khususnya pada layanan katering untuk acara pernikahan. Dalam konteks ini, kepuasan tamu tidak hanya ditentukan oleh rasa makanan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan secara menyeluruh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa katering X yang merupakan katering yang diteliti mempunyai kelebihan mengenai:
1) tangibles yaitu tampilan buffet yang rapi dan menarik serta peralatan makan yang higienis menjadi nilai unggul, 2) assurance merupakan profesionalisme pramusaji dan penerapan standar keamanan pangan memberikan rasa percaya kepada tamu dan 3) reliability: ketepatan waktu penyajian makanan dinilai cukup konsisten di berbagai skala acara. Kelemahan yang ditemukan yaitu responsiveness masih kurang optimal, terutama dalam kecepatan refill makanan dan empathy terhadap tamu berkebutuhan khusus belum maksimal.
Secara keseluruhan, novelty penelitian ini terletak pada pendekatan komprehensif yang menghubungkan kualitas pelayanan, operasional produksi, dan dinamika event berskala besar dalam satu analisis terpadu. Hal ini memberikan kontribusi baru dalam pengembangan standar pelayanan katering, khususnya untuk acara wedding dengan kompleksitas tinggi. Pelaksanaan ujian tugas akhir ini meruakan wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kontribusi nyata terhadap perkembangan industri kuliner.