Roadmap Penelitian D4 Tata Boga UNESA: Menghubungkan Pembelajaran, Inovasi Produk, dan Dunia Usaha
Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya terus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran, penelitian, pengembangan produk, dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penyusunan Roadmap Penelitian dan Agenda Penelitian yang Relevan dengan Capaian Pembelajaran, sebagai pedoman pengembangan kegiatan penelitian secara terarah dan berkelanjutan. Dokumen tersebut secara khusus disusun untuk lingkungan Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya. Pada periode 2020–2025, penelitian diarahkan pada penggalian potensi bahan lokal, proses, dan produk kuliner dengan penerapan teknologi tepat guna untuk menghasilkan inovasi produk. Penelitian juga diarahkan pada pendekatan eksperimental untuk membuktikan suatu konsep yang didukung oleh analisis laboratorium. Memasuki periode 2025–2030, orientasi penelitian berkembang menuju produk kuliner yang memiliki peluang komersialisasi. Agenda yang dirancang meliputi pengembangan produk kuliner komersial dan produk instan, penelitian daya simpan, pengujian pasar, serta pengajuan paten dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).
Kekuatan roadmap penelitian Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga terletak pada keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Pada dokumen tersebut, CPL 6 menekankan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu secara multidisipliner dengan mengintegrasikan teknologi modern atau IPTEKS dalam menghasilkan produk seni kuliner, prototipe atau desain produk, serta menyusun laporan pertanggungjawaban. CPL tersebut antara lain dibebankan pada mata kuliah Teknologi Pangan dan Pengembangan Produk, sehingga kegiatan penelitian dapat terintegrasi langsung dengan proses pembelajaran mahasiswa. Integrasi ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep di ruang kelas, tetapi juga belajar melalui proses eksperimen, pengembangan formulasi, pengujian produk, analisis hasil, penyusunan prototipe, hingga evaluasi produk. Dengan demikian, penelitian menjadi bagian dari pengalaman belajar mahasiswa sekaligus wahana untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan inovasi di bidang kuliner.

Pelaksanaan roadmap penelitian juga didukung oleh keberadaan sarana dan prasarana laboratorium yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian mahasiswa. Dokumentasi pada dokumen roadmap memperlihatkan pemanfaatan laboratorium untuk kegiatan praktikum dan pengembangan produk. Dukungan fasilitas juga meliputi ketersediaan alat hidang untuk mendukung kompetensi penyajian produk kuliner. Mata Kuliah Pengembangan Produk memperlihatkan bagaimana fasilitas dan kegiatan pembelajaran diarahkan untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan pengembangan produk kuliner. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran vokasional karena mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman praktik dan penelitian secara langsung.
Keterkaitan antara CPL, mata kuliah, agenda penelitian, roadmap penelitian, dan fasilitas laboratorium menunjukkan bahwa penelitian pada Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga dikembangkan sebagai bagian integral dari proses pendidikan vokasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam bidang kuliner, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, melakukan pengujian secara sistematis, menghasilkan produk yang berpotensi dikomersialkan, serta berkolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha. Melalui roadmap penelitian yang terencana, dukungan sarana dan prasarana, serta penyelarasan dengan capaian pembelajaran, Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya terus memperkuat budaya akademik dan penelitian yang aplikatif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.