Muda, Berani Berwirausaha, dan Mandiri: Mahasiswa Sarjana Terapan Tata Boga UNESA
Muhammad Bintang Abbrar Abadi (21), mahasiswa Sarjana Terapan Tata Boga semester 2 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berhasil merintis bisnis kuliner sejak usia muda. Perjalanan Bintang di dunia usaha dimulai jauh sebelum ia duduk di bangku kuliah. Sejak kelas 3 SMP, ia sudah terbiasa membantu orang tuanya berjualan martabak. Pengalaman tersebut bukan sekadar aktivitas harian, melainkan fondasi awal yang membentuk ketertarikannya di bidang kuliner. Selepas lulus SMA, Bintang tidak langsung melanjutkan pendidikan, ia memilih terjun ke dunia kerja selama kurang lebih dua tahun di restoran dan hotel. Dari sana, ia mempelajari banyak hal tentang dunia kuliner. Pada tahun 2025, Bintang resmi melanjutkan studi di Prodi Sarjana Terapan tata Boga UNESA. Pada tahun yang sama, tepatnya April 2025, ia memulai usaha kuliner miliknya sendiri bernama Martabak Abadi yang berlokasi di Siwalankerto 204, Surabaya. Martabak Abadi sudah memiliki legalitas yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB) dan label Halal. Usaha ini merupakan pengembangan dari pengalaman panjang yang telah ia jalani sejak remaja dan memadukan ilmu akademik serta pengalaman kerja. “Sejak kecil sudah terbiasa membantu orang tua, jadi saya ingin melanjutkan dan mengembangkan usaha ini dengan lebih serius,” ungkap Bintang.
Meski harus membagi waktu antara kuliah dan usaha, Bintang tetap berkomitmen menjalankan bisnisnya secara konsisten. Tantangan seperti manajemen waktu dan rasa lelah menjadi bagian dari proses yang ia hadapi setiap hari. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkembang. Ke depan, Bintang berharap Martabak Abadi dapat semakin dikenal luas di Surabaya. Ia juga ingin kisahnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar berani memulai usaha sejak dini, tanpa harus menunggu lulus.

